Mikrotik saat ini menjadi pilihan bagi perorangan ataupun ISP untuk membangun netwroknya. Disamping harganya yang lumayan terjangkau juga karena kinerjanya yang cukup memuaskan untuk perangkat wirelessnya. Dalam artikel kali ini saya coba buatkan tutorial setting Mikrotik Wireless Point to Point dengan WDS Bridge.
Saya asumsikan sudah tersedia perangkat Mikrotik RB411 dengan Mini PCI R52 sebanyak 2 unit. Pertama kali kita set radio di sisi Bridge :
1. Set IP Address di ether1 misal : 10.10.10.1/24
Setting IP Address


2. Buat Bridge1, dengan port isinya adalah ether1
Add Bridge1
Add port di Bridge1

3. Masuk menu wireless
Menu Wireless

4. Double click di wlan1, lantas setting paramater wirelessnya, yang penting diisi adalah :
- Mode : Bridge
- SSID : Dapat di isi apa saja, yang penting antara sisi bridge dan Station sama. (misal : babalu)
-Frequency : Silakan pilih frekuensi yang di inginkan
-Band : Pilihan mode band, harus sama antara sisi bridge dan station (misal : 5Ghz Turbo)
-Radio Name : Dapat di isi apa saja, sebagai identiras mini pci
-Scanlist : Frekuensi berapa saja yang akan discan networknya (misal 5100-5900)
-Frequency Mode : Superchannel (Mikrotik V.4 sepertinya sudah support allchannel free
Selebihnya dapat dibiarkan default
Setting Wireless sisi Bridge
5. Setting WDS di bridge1, Fungsinya adalah membridge koneksi wireless dengan WDS ke bridge1. Sehingga nantinya akan terhubung dengan ether1 yang sebelumnya sudah ada di bridge1
WDS to Bridge1

Untuk settingan di sisi bridge sudah selesai. sekarang kita lanjutkan settingan di sisi station :
1. Pasang IP Address yang satu segmen dengan IP di sisi bridge. Misal 10.10.10.2/24

Setting IP Address
2. Buat bridge baru dengan port isinya adalah ether1 dan wlan1, caranya kurang lebih sama dengan point dua setting bridge di radio sisi bridge
Add port di Bridge1
Port Bridge di sisi Station

3. Masuk Menu Wireless, lantas setting wlan 1 sebagai berikut :
- Mode : Station WDS
- SSID : Sama dengan di sisi bridge (misal : babalu)
-Frequency : Sama dengan sisi Bridge
-Band : Sama dengan di sisi Bridge (misal : 5Ghz Turbo)
-Radio Name : Dapat di isi apa saja, sebagai identiras mini pci
-Scanlist : Sama dengan di sisi bridge (misal : 5100-5900)
-Frequency Mode : Superchannel (Mikrotik V.4 sepertinya sudah support allchannel free)
Setting wireless sisi Station
Sekarang coba cek apakah sudah ada huruf ‘R” didepan perangkat baik di sisi bridge maupun station, atau bisa di cek di menu wireless – Registration, apakah ada tampilan seperti ini :
Registration Menu

Apabila sudah ada di kedua sisi, maka wireless anda sudah terkoneksi dengan baik. Untuk melakukan pengecekan, bisa dicoba dengan melakukan ping antar IP radio yang sudah kita pasang tadi. Sebagai catatan, setting dan test yang dipaparkan diatas adalah kondisi didalam ruangan dan tanpa antena. Silakan dicoba.

Posting Lebih Baru
Previous
This is the last post.

0 komentar:

Poskan Komentar